Sabtu, 15 Agustus 2009

Di atas segalanya ada hakim yang agung. Jangan mencoba mengambil alih pekerjaan-Nya. Apabila kamu mencobanya keadaan akan persis sama seperti ia baru belajar pekerjaan tukang kayu. Ia mencoba memotong kayu, tetapi melukai tangannya sendiri.
♥♥♥
sepuluh ribu hal telah terjadi, dan kusimak semuanya kembali. Betapa pun semarak meninggi, masing-masing akan kembali ke akar asli. Kembali ke akar asli berarti damai lestari; itulah suratan amanah. Suratan amanah ialah pola tanpa sudah. Tahu pola kekal berari mendapat cerah. Ia yang tak tahu’kan kering dan layu oleh musibah. Yang tahu pola abadi serba mewadah adil sepenuhnya, menjadikannya beraja-raja serupa dewata. Serupa dengan Tao seia-sekata, menjadikan Tao baik, tak terbinasakan; meski raganya lenyap dalam samudera kehidupan, Ia kan luput dari segala gangguan.
♥♥♥
orang baik-baik penganut confucianisme sekedar berusaha untuk menyesuaikan hasrat-hasrat manusiawi dengan jalan yang betul. Tidak ada gunanya berusaha mengendalikan sebatang sungai hanya dengan jalan membendung alirannya. Jika anda tempatkan penghalang di sebelah timur, maka ia akan melimpah disebelah barat; atau, lebih buruk lagi, ia akan memecahkan bendungan anda serta menimbulkan banjir yang tidak terkuasai.
♥♥♥
kegelapan muncul dari penggunaan akal budi secara keliru, sehingga mengurangi kepintaran. Kepintaran yang palsu ini adalah buah dari usaha mencari kenyataan yang sesunguhnya sudah ada.
♥♥♥
Tao mengajarkan... kebajikan dan kecermatan mengantarkan pada pencapaian kekuasaan besar. ♥♥♥ aku pikir sulit untuk mengatakan apakah sesuatu yang disebut harapan itu ada atau tidak. Harapan adalah seperti sebuah jalan desa; jalan itu tidak pernah dengan sengaja dibuat, tetapi ketika orang sering berjalan di atas jejak yang sama maka jalan itu akan dengan sendirinya terbentuk.
♥♥♥
kembali tanpa pergi tidak terjadi karena usaha manusia. Ini lahir dari alam dan muncul secara spontan pada waktu tertentu. Meskipun demikian, di saat sang waktu alam tiba, diperlukan usaha keras dari manusia.
♥♥♥
inilah kekayaan yang dilukiskan dengan istilah kecukupan dan kebesaran. Kekayaan ini merupakan kemajuan. Maksudnya, dalam bertindak dan berpikir harus selalu efektif. Penerangan dan tidakan sangat luar biasa. Apabila keduanya diraih secara harmonis, kekayaan sudah diraih.
♥♥♥

Artikel yang berhubungan



1 komentar:

trafsilo 15/8/09 10:29 PM  

“”Bertekadlah untuk melakukan apa yang harus dilakukan tanpa ketakutan dan keraguan. Bersikaplah berani dan penuh pengharapan. Percayalah kepada Alloh SWT dan kepada semangat keberanianmu sendiri…”

Posting Komentar

My Award

Komentar Terbaru

Link Banner Sobat